Feb 02 2010
Nano propolis untuk HIPERTENSI
“Penyakit tekanan darah tinggi” atau biasa juga disebut “hipertensi” merupakan kondisi penyakit yang mungkin sudah umum dan banyak di derita oleh semua orang.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu lama). Keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darahdi atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.
Bagaimana anda bisa mengetahui bahwa tekanan darah anda normal atau tidak ? Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Untuk standarnya, jika anda sedang dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Jika anda melakukan pemeriksaan tekanan darah, pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai “normal”. Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas, diukur di kedua lengan tiga kali dalam jangka beberapa minggu.
Penyakit Tekanan darah tinggi atau Hipertensi dibagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu “Hipertensi Primary” dan “Hipertensi Secondary”.
Hipertensi Primary adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang dan faktor lingkungan.
Hipertensi jenis ini umumnya timbul karena pola hidup yang tidak sehat. Jika anda memiliki pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, hal tersebut merupakan awal mula untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Selain itu lingkungan juga ikut berpengaruh. Jika anda berada dalam lingkungan atau kondisi stressor tinggi, banyak masalah dan penuh dengan tekanan baik masalah keluarga atau pekerjaan, maka akan sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi apalagi jika ditambah dengan t kurang olahraga.
Hipertensi secondary adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat seseorang mengalami/menderita penyakit lainnya seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh.
Hipertensi jenis ini terjadi karena kondisi tubuh yang tidak fit yang mengakibatkan imunitas tubuh menurun karena memang mengalami suatu penyakit.
Penyebab penyakit tenkanan darah tinggi atau hipertensi bermacam-macam, bisa dari lingkungan yang penuh dengan tekanan, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum minuman alkohol dan juga pola makan yang tidak baik. Hipertensi juga bisa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan seperti golongan kortikosteroid (cortison) dan beberapa obat hormon, termasuk beberapa obat antiradang (anti-inflammasi) secara terus menerus (sering) dapat meningkatkan tekanan darah seseorang.
Bagaimana anda mengetahui bahwa anda sedang mengalami hipertensi ? Untuk sebagian besar penderita, hipertensi biasanya tidak menimbulkan gejala, meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.
Akan tetapi jika anda memang penderita hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:
- sakit kepala
- kelelahan
- mual
- muntah
- sesak nafas
- gelisah
- pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.
Apa akibatnya jika tekanan darah terlalu tinggi ? tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.
Untuk mencegah penyakit tekanan darah tinggi ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu :
1. Dengan melakukan diet penyakit hipertensi
Apa yang dimaksud dengan diet penyakit hipertensi ? perlu anda ketahui bahwa jika anda mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam. Malah sebaiknya dihindari jika memang anda ingin terhidar dari hipertensi.
2. Memperbanyak konsumsi suplemen yang mengandung Potasium/Kalium.
Mengkonsumsi suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah. Oleh karena itu perbanyak makan buah-buahan dan sayuran karena banyak mengandung Potasium. antara lain semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih.
3. Mengkonsumsi Nano Propolis.
Untuk meningkatkan imunitas tubuh mengkonsumsi Nano Propolis adalah pilihan yang tepat. Selain itu Nano Propolis juga dapat mencegah anda mengidap penyakit jantung yang dapat terjadi akibat penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.
4. Melakukan pengobatan
Untuk Pengobatan penyakit tekanan darah atau hipertensi dapat dengan beberapa obat, diantaranya ;
- Diuretic {Tablet Hydrochlorothiazide (HCT), Lasix (Furosemide)}. Merupakan golongan obat hipertensi dengan proses pengeluaran cairan tubuh via urine. Tetapi karena potasium berkemungkinan terbuang dalam cairan urine, maka pengontrolan konsumsi potasium harus dilakukan.
- Beta-blockers {Atenolol (Tenorim), Capoten (Captopril)}. Merupakan obat yang dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah melalui proses memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.
- Calcium channel blockers {Norvasc (amlopidine), Angiotensinconverting enzyme (ACE)}. Merupakan salah satu obat yang biasa dipakai dalam pengontrolan darah tinggi atau Hipertensi melalui proses rileksasi pembuluh darah yang juga memperlebar pembuluh darah.
Comments are temporarily disabled



















