Feb 11 2010
Lebah madu penghasil nano propolis
“Lebah madu” merupakan salah satu hewan yang sudah dikenal oleh banyak orang sejak zaman dahulu kala. Khasiat madu yang dihasilkan oleh lebah madu membuat banyak orang yang mencoba membuat peternakan lebah madu untuk konsumsi sendiri bahkan sampai untuk komoditas ekspor.
Lebah madu itu sendiri adalah salah satu jenis serangga dari sekitar 20.000 spesies lebah. Pada saat ini ada sekitar tujuh spesies lebah madu yang dikenal dengan sekitar 44 subspesies. Semua spesies ini termasuk dalam genus Apis. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari lilin, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.
Saking istimewanya lebah madu, dalam kitab suci Al Qur’an disebutkan dalam surat An Nahl yang berarti lebah yaitu :
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir”. (An Nahl : 68-69)
Manfaat madu yang dihasilkan oleh lebah madu sudah banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai keperluan, terutama untuk kesehatan. Selain madu, lebah madu juga menghasilkan propolis yang memiliki khasiat yang lebih luar biasa jika dibandingkan madu. Dengan perkembangan nano teknologi, saat ini telah ada produk yang membuat khasiat propolis benar-benar luar biasa yaitu nano propolis. Pada nano propolis, nano teknologi digunakan untuk memisahkan wax pembuat sarang lebah yang menempel pada propolis sehingga kandungan propolis pada nano propolis menjadi 100 % propolis murni.
Comments are temporarily disabled

















